Rabu, 28 September 2011

*EXPECTATION AND RESPONSE HUMANISTIC STUDIES*


*EXPECTATION  AND RESPONSE HUMANISTIC STUDIES*
Setiap individu yang terlahir ke dunia merupakan bagian dari hubungan sosial dimana setiap individu tersebut merupakan mahluk sosial yang memiliki keanekaragaman di dalam kehidupannya baik sosial budayanya maupun agamanya. Namun bukan berarti keanekaragaman itu sesuatu yang menghalangi kita untuk hidup bermasyarakat karena pada hakikinya kita merupakan mahluk sosial.
Humanistic Studies 1 merupakan mata kuliah yang didapatkan pada semester 3  ini, mendengar dari kata  Humanistic  yang berarti kemanusiaan, mata kuliah inipun  membahas hubungan antar manusia  namun  terfokus pada socio-culture dan religious issues yang ada. Berbicara tentang apa yang  saya harapkan pada mata kuliah ini, saya kembali pada apa yang dibahas dan apa yang menjadi tujuan dari pembelajaran ini. Dimana  tujuan mata kuliah  ini dijadikan sebagai alat  refleksi untuk kita sebagai  individu yang merupakan bagian dari hubungan sosial antar individu yang lain, untuk berfikir kritis tentang isu-isu agama dan socio-culture, serta menggunakan nilai-nilai agama ditengah keragaman itu sendiri. Hal itu pula yang menjadi harapan saya dalam pembelajaran ini untuk memiliki pikiran yang terbuka dan kritis ditengah perbedaan yang ada agar saya dapat mengenal dan memahami perbedaan yang ada tersebut.
Berbicara mengenai socio-culture dan isu-isu agama, hal tersebut merupakan perbincangan yang sensitif untuk dibicarakan namun tak dipungkiri hal-hal tersebut selalu hangat diperbincangkan dan tak pernah terselesaikan. Melihat Humanistic Studies menjadikan hal tersebut sebagai  topik yang akan dibahas didalamnya, pastilah berbagai tanggapan datang dengan pendapat dan alasannya masing-masing. Seperti ketidaksetujuan pembahasan tersebut berada dalam mata kuliah ini dan sebagainya yang pada intinya beralaskan bahwa pembahasan itu terlalu sensitif. Melihat itu semua rasanya sangat wajar jika pendapat yang demikian muncul ke permukaan, karena setiap pola pikir orang yang berbeda menghasilkan tanggapan yang berbeda pula. Dengan alasan tersebutlah humanistic studies ini muncul dengan pembahasan yang dianggap sensitif oleh kebanyakan orang, dimaksudkan agar kita dapat berfikir terbuka dan kritis terhadap perbedaan dan keanekaragaman yang ada, bukan untuk dihilangkan atau saling merasa bahwa hal itu merupakan hal yang tidak layak didiskusikan.
Mengetahui berbagai tanggapan yang ada pada humanistic studies ini, saya berfikir inti dari tanggapan yang beranekaragam hanya terletak pada kekhawatiran dan kesalahpahaman yang membutuhkan waktu untuk menerima dan saling berfikir terbuka antarsesama. Sedikit mengemukakan pendapat untuk merespon tanggapan yang beranekaragam, cara menyampaikan dan mengemukakan sangatlah memberikan pengaruh terhadap pola pikir dan tanggapan seseorang. Sehingga untuk membicarakan hal-hal yang dianggap sensitif mungkin diperlukan teknik agar tidak membuat tanggapan mereka menjadi lebih sensitif. Berdasarkan semua tanggapan yang ada, semua itu terjadi karena kita beranekaragam dan kita merupakan negeri yang memiliki multikultural.
- MULTIKULTURAL SANGATLAH INDAH JIKA KITA SALING MENGENAL DAN MEMAHAMI-
Sintha Kusuma Wardhani
2o1o11oo14