*EXPECTATION AND RESPONSE HUMANISTIC STUDIES*
Setiap individu
yang terlahir ke dunia merupakan bagian dari hubungan sosial dimana setiap
individu tersebut merupakan mahluk sosial yang memiliki keanekaragaman di dalam
kehidupannya baik sosial budayanya maupun agamanya. Namun bukan berarti
keanekaragaman itu sesuatu yang menghalangi kita untuk hidup bermasyarakat
karena pada hakikinya kita merupakan mahluk sosial.
Humanistic Studies 1
merupakan mata kuliah yang didapatkan pada semester 3 ini, mendengar dari kata Humanistic
yang berarti kemanusiaan, mata kuliah inipun membahas hubungan antar manusia namun
terfokus pada socio-culture
dan religious issues yang ada.
Berbicara tentang apa yang saya harapkan
pada mata kuliah ini, saya kembali pada apa yang dibahas dan apa yang menjadi
tujuan dari pembelajaran ini. Dimana
tujuan mata kuliah ini dijadikan
sebagai alat refleksi untuk kita sebagai individu yang merupakan bagian dari hubungan
sosial antar individu yang lain, untuk berfikir kritis tentang isu-isu agama
dan socio-culture, serta menggunakan
nilai-nilai agama ditengah keragaman itu sendiri. Hal itu pula yang menjadi
harapan saya dalam pembelajaran ini untuk memiliki pikiran yang terbuka dan
kritis ditengah perbedaan yang ada agar saya dapat mengenal dan memahami
perbedaan yang ada tersebut.
Berbicara
mengenai socio-culture dan isu-isu agama, hal tersebut merupakan perbincangan
yang sensitif untuk dibicarakan namun tak dipungkiri hal-hal tersebut selalu
hangat diperbincangkan dan tak pernah terselesaikan. Melihat Humanistic Studies
menjadikan hal tersebut sebagai topik
yang akan dibahas didalamnya, pastilah berbagai tanggapan datang dengan
pendapat dan alasannya masing-masing. Seperti ketidaksetujuan pembahasan
tersebut berada dalam mata kuliah ini dan sebagainya yang pada intinya
beralaskan bahwa pembahasan itu terlalu sensitif. Melihat itu semua rasanya
sangat wajar jika pendapat yang demikian muncul ke permukaan, karena setiap
pola pikir orang yang berbeda menghasilkan tanggapan yang berbeda pula. Dengan
alasan tersebutlah humanistic studies ini muncul dengan pembahasan yang
dianggap sensitif oleh kebanyakan orang, dimaksudkan agar kita dapat berfikir
terbuka dan kritis terhadap perbedaan dan keanekaragaman yang ada, bukan untuk
dihilangkan atau saling merasa bahwa hal itu merupakan hal yang tidak layak
didiskusikan.
Mengetahui berbagai tanggapan yang ada pada humanistic studies ini, saya berfikir inti dari tanggapan yang beranekaragam hanya
terletak pada kekhawatiran dan kesalahpahaman yang membutuhkan waktu untuk
menerima dan saling berfikir terbuka antarsesama. Sedikit mengemukakan
pendapat untuk merespon tanggapan yang beranekaragam, cara menyampaikan dan
mengemukakan sangatlah memberikan pengaruh terhadap pola pikir dan tanggapan
seseorang. Sehingga untuk membicarakan hal-hal yang dianggap sensitif mungkin
diperlukan teknik agar tidak membuat tanggapan mereka menjadi lebih sensitif. Berdasarkan semua
tanggapan yang ada, semua itu terjadi karena kita beranekaragam dan kita
merupakan negeri yang memiliki multikultural.
- MULTIKULTURAL SANGATLAH INDAH JIKA KITA
SALING MENGENAL DAN MEMAHAMI-
Sintha Kusuma Wardhani
2o1o11oo14